Tentang Perempuan dan Regenerasi


Jika hari ini kita yang dari generasi 80-an memimpin bangsa ini, lantas memikirkan bagaimana masa depan bangsa 10 tahun ke depan, maka kita mesti memikirkan kondisi generasi 90-an. Jika membayangkan hingga 20 tahun ke depan, maka kita mesti memikirkan kondisi generasi 2000an. Begitulah seterusnya, hingga sebisa mungkin memikirkan bagaimana anak-anak yang yang baru saja menempuh pendidikan formal. Bagaimana mereka dididik, bagaimana asupan pengetahuannya. Bahkan jika perlu, memikirkan bagaimana seorang anak yang masih di dalam kandungan ibunya.

Mengembalikan Pancasila Pada Ibu Kandungnya: Melampaui ‘Toleransi’


                                                      Sumber gambar : http://insomnia.net


Sebagai ideologi negara, pancasila diharapkan bisa diinternalisasi oleh seluruh masyarakat Indonesia. Menjadi pedoman manusia Indonesia dalam segala aktivitasnya di atas bumi Indonesia. Tapi dapat dikata bahwa pandangan atas pancasila, khususnya generasi muda hari ini, mengalami degradasi. Contohnya, semakin berkembangnya pemahaman tertentu yang hendak menjadikan agama sebagai dasar negara di kalangan pelajar, orientasi sebagian besar keluaran institusi pendidikan yang hanya terfokus pada kesejahteraan individual, hilangnya empati terhadap sesama masyarakat Indonesia, serta upaya mengadopsi pemahaman dan nilai-nilai yang tidak hidup dalam masyarakat Indonesia. Terlebih di tengah perkembangan teknologi, khususnya teknologi informatika, semakin membuka potensi masuknya berbagai hamparan pemahaman dari luar.

Refleksi Gerakan Buruh Melalui May Day 2018



Seperti biasanya, hari buruh internasional (May Day) yang jatuh pada tanggal 1 mei, diramaikan dengan aksi unjuk rasa dari para pekerja/buruh dan mahasiswa. Kompas memberitakan bahwa ada 35 serikat buruh yang turun ke jalan. Isu sentral dan tuntutan sebagian besar serikat buruh, masih sama dengan peringatan May Day ditahun-tahun sebelumnya, yaitu kesejahteraan buruh. Serikat buruh menuntut kenaikan upah dan pengurangan jam kerja, sedangkan  buruh yang tergabung dalam perkumpulan dosen/pengajar menuntut pengangkatan pengajar kontrak menjadi tetap/PNS, serta menuntut kenaikan standar upah bagi pengajar. Selebihnya, mendeklarasikan mengenai urgensi soal kendaraan politik bagi gerakan buruh.